Nektar bunga Camelia
Nektar atau sari bunga adalah
cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari
tumbuh-tumbuhan sewaktu mekar untuk menarik kedatangan hewan penyerbuk
seperti serangga. Nektar dihasilkan kelenjar nektar
yang biasanya terletak di dasar perhiasan
bunga (perianthium), sehingga hewan penyerbuk mau tidak
mau bersinggungan dengan kepala
sari (anthera) dan pistil sewaktu
mengambil nektar.
Nektar
merupakan sumber makanan bagi lebah. Dalam budidaya pertanian, nektar
sangat penting untuk menarik perhatian serangga penyerbuk.
Harum
bunga dan warna daun mahkota merupakan isyarat bagi serangga akan tersedianya
nektar. Daun mahkota yang terlihat berwarna tunggal menurut penglihatan mata
manusia, sebenarnya mempunyai garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga
jika dipotret dengan film sensitif terhadap sinar ultraviolet. Garis-garis yang
berpusat ke bagian dasar bunga dapat dilihat serangga dan merupakan isyarat
lokasi nektar. Berbagai jenis tumbuhan juga memproduksi nektar yang menarik
hewan penyerbuk lain seperti kelelawar dan burung. Sebaliknya, bunga dari tumbuhan
yang tidak memerlukan hewan penyerbuk (polinasi abiotik) tidak menghasilkan
nektar.
Nektar
terdiri dari dua jenis, nektar floral dan nektar ekstra floral. Nektar floral
dihasilkan kelenjar nektar, sedangkan nektar ekstra floral dihasilkan bagian
tanaman selain bunga. Nektar ekstra floral dimaksudkan untuk menarik perhatian
serangga seperti semut yang menghisap
nektar sekaligus memangsa serangga perusak tanaman.
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar