Kurma diyakini
sebagai makanan ideal yang mencukupi bagi manusia karena mengandung zat-zat gizi yang penting, seperti gula dan asam, mineral,
minyak, protein, dan sebagainya. Ada idiom yang mengatakan : Kurma adalah paku
lutut. Maksudnya, ia sangat penting bagi manusia.
Kurma juga mengandung
zat anti kanker dan peningkat vitalitas seksual. Bila dikonsumsi dengan susu,
dapat meningkatkan kesuburan tubuh. Kurma juga mengandung mineral fosfor, yaitu
makanan untuk sel-sel reproduksi. Ia meningkatkan kekuatan seksual di samping
asam arginine, salah satu dari asam amino esensial. Zat asam ini memiliki fungsi
penting bagi laki-laki. Jika zat asam ini kurang pada laki-laki dapat
menyebabkan berkurangnya sperma. Karena itu, ia sangat penting bagi orang yang
menderita impoten karena kekurangan sperma. Maka, kurma termasuk makanan yang
penting dan berguna bagi kaum laki-laki, yang membantu menjaga vitalitas seksual,
dan hormon-hormon penting seperti hormone Pitocin yang
secara khusus membantu proses kelahiran dan mencegah pendarahan ketika dan
pasca melahirkan, dan menurunkan tekanan darah pada wanita hamil.
Kurma adalah buah
yang manis dan istimewa, kaya akan zat-zat gizi penting bagi manusia. Satu kilogram
kurma mengandung tiga ribu kalori. Atau, setara dengan jumlah kalori yang
dibutuhkan laki-laki yang beraktifitas sedang dalam satu hari. Kalori yang
dihasilkan dari satu kilogram kurma sama dengan satu kilogram daging, sama
dengan tiga kilogram ikan.
Kurma mengandung
vitamin A, dengan kadar cukup tinggi, yaitu sebanding dengan kadar vitamin yang
ada pada minyak ikan. Vitamin A sebagaimana telah diketahui dapat membantu
menambah berat badan anak-anak. Untuk itu, para dokter menamai kurma dengan
unsur pertumbuhan. Kurma juga dapat memelihara kelembaban dan kilau mata
sehingga dapat mengatasi rabun senja.
Kurma mengandung
vitamin B1 dan B2. Vitamin-vitamin ini dapat menguatkan saraf, melembutkan
pembuluh darah, melembabkan usus, dan menghindarkannya dari peradangan dan
kelemahan. Para dokter merekomendasikan vitamin B1 dalam kurma sangat baik
untuk dikonsums olahragawan. Adapun vitamin B2 direkomendasikan untuk mengobati
lever, bibir pecah-pecah, kuku pecah-pecah, dan kulit pecah-pecah.
Kurma kaya akan
mineral, bahkan para ahli gizi menegaskan bahwa kurma kaya akan fosfor,
melebihi apricot dan anggut. Dalam 100 gram kurma dapat kita peroleh 40
miligram fosfor. Kandungan fosfor pada buah-buahan lainnya tidak lebih dari 20 milligram.
Ketika kita tahu bahwa fosfor termasuk dalam komposisi dalam tulang dan gigi,kurma
juga dipergunakan untuk mengobati kekurangan potassium yang tinggi, maka
beberapa biji kurma lebih bermanfaat daripada segelas minuman yang mengandung
zat besi atau satu suntikan kalsium. Karena zat besi dan kalsium secara alami
telah terkandung dalam kurma, yang bias diterima dan diserap oleh tubuh secara
cepat.
Perlu diketahui bahwa
obat-obatan yang mengandung zat besi dan kalsium akan dimuntahkan oleh lambung
dan memberatkan selaput lendirnya, dan terkadang tidak bisa dicerna secara
sempurna. Bukti dari semua itu bisa dilihat dari warna kotoran orang yang
mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung zat besi, yaitu hitam.
Kurma juga mengandung
magnesium. Telah diteliti bahwa pada umumnya, orang-orang yang banyak
mengkonsumsi kurma tidak terserang penyakit kanker, insya Allah. Di antara
unsur istimewa dan penting yang terdapat dalam kurma adalah boron,
yang dianggap penting bagi pertumbuhan sebagian mikro-organisme (bakteri). Boron
juga berperan besar terhadap (metabolism) vitamin-vitamin yang sangat penting
untuk mengobati reumatik. Boron juga berpengaruh terhadap hormone seksual.
Riset membuktikan
bahwa kurma mengandung boron hingga 63 mg/100 gram, dalam daging (buah kurma)
maupun bijinya. Para ahli sampai pada sebuah kesimpulan bahwa kurma kaya dengan
berbagai jenis gula seperti glukosa (gula anggur), fruktosa (gula buah), dan
sukrosa (gula tebu). Prosentasenya mencapai 70%. Maka, kurma adalah bahan bakat
utama bagi tubuh.
Gula yang terkandung
di dalam kurma dapat cepat diserap dan mudah dicerna karena tidak membutuhkan
proses pencernaan san biochemiatri yang rumit, sebagaimana keadaan yang berlaku
pada bahan-bahan yang mengandung minyak dan zat tepung (sebagimana yang
terdapat dalam nasi dan roti) yang perlu penyaringan saat dicerna.
Lambung mampu
mencerna kurma dan menyerap gula dalam kurma dalam waktu satu jam atau kurang. Manfaat
gula yang terkandung di dalam kurma, tidak terbatas memberi kalori, energy dan
ketangkasan, tetapi dia juga meningkatkan pembentukan kemih (diuretic) serta
membersihkan ginjal dan liver.
Kurma juga mengandung
serat cellulose yang membantu gerakan usus. Karena tekstur kurma lunak secara
alami. Kurma dapat membantu menghindarkan oang dari penyakit ambien dan
sembelit. Orang yang mengkonsumsi kurma dan ruthab
yang kaya serat akan mendapati bahwa setiap 100 gram kurma memberikan kira-kira
5,8 gram serat. Serat-serat ini penting untuk menjaga dari penyakit sembelit. Hal
ini telah dijelaskan oleh riset modern yang diterbitkan oleh salah satu majalah
gizi di Amerika, Journal of American Dietetic.
Riset ini menegaskan manfaat-manfaat kurma untuk mengobati dan menjaga dari
penyakit sembelit dan ambien.
Kurma juga mengandung
sebagian unsur protein (enzim), dan yang paling terkenal adalah enzim invertase
yang membantu mematangkan kurma. Ia merupakan enzim terpenting yang
mempengaruhi kualitas kurma karena aktivitasnya terus berlangsung hingga
setelah dipetik. Hal ini ditengarai menjadi penyebab singkatnya masa buah kurma
dalam bentuk ruthab (kurma basah), sebab ia
berperan terhadap kematangan kurma dan mengubahnya menjadi kurma kering.
Sumber : Sa’id, Hamad,
Prof. Dr. 2011. Khasiat
Kurma. Solo : Aqwamedika.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar