Selasa, 26 Januari 2021

Mengenal Propolis

Lebah merupakan hewan yang dapat menghasilkan berbagai produk yang berkhasiat bagi kesehatan. Salah satu produk lebah adalah propolis. Meskipun tidak sepopuler madu, khasiat propolis sungguh luar biasa. Siapa yang menyangka, propolis mampu mengobati berbagai jenis penyakit, dari penyakit ringan hingga penyakit berat sekalipun.

TENTANG PROPOLIS

Propolis merupakan zat yang dihasilkan oleh lebah untuk melindungi sarangnya dari berbagai ancaman, baik ancaman lingkungan yang tidak menguntungkan ataupun serangan organisme lain. Komponen utama propolis berasal dari resin atau getah tanaman yang dikumpulkan oleh lebah. Selain itu, propolis juga berfungsi sebagai zat perekat. Zat tersebut berasal dari jenis-jenis tanaman tertentu. Propolis bersifat desinfektan atau antibakteri sehingga mampu membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya bangkai tikus yang tidak berbau karena tidak membusuk. Bangkai tersebut dibungkus oleh propolis, yang juga dikenal dengan istilah lem lebah.

Propolis dibentuk dari resin berbagai bagian tanaman, terutama bunga dan pucuk tanaman. Banyak sekali tanaman yang dapat menjadi sumber resin bagi lebah. Namun, tidak semua jenis tanaman dapat dijadikan sumber resin untuk bahan baku pembentuk propolis.

Propolis digunakan untuk menambal celah kecil dalam sarang lebah (sekitar 6,35 mm), sementara ruang yang lebih besar biasanya diisi dengan cara melapisinya menggunakan lilin. Warna, aroma, dan kandungan propolis bervariasi. Kebanyakan propolis berwarna cokelat terang sampai gelap, tetapi ada yang berwarna hijau, merah, hitam, kuning, maupun putih. Sifat fisik dan kimia propolis tersebut tergantung pada tanaman sumbernya. Propolis dapat berfungsi sebagai bahan pelindung bangunan yang kuat. Selain itu, propolis juga berfungsi sebagai perekat yang tahan terhadap berbagai macam cuaca. Lebah yang bersarang di dekat tiang listrik bertegangan tinggi akan melapisi sarangnya dengan propolis yang cukup tebal.

Propolis memiliki fungsi yang unik bagi lebah. Propolis dapat memperkuat stabilitas struktural sarang lebah, menfurangi getaran yang berasal dari luar sarang, melindungi sarang lebah dengan cara menambal celah-celah yang rusak, mencegah parasit dan penyakit masuk ke dalam sarang, serta mencegah pembusukan dalam sarang.

Propolis dapat berbentuk cair sampai padat. Bentuk ini dipengaruhi oleh temperatur penyimpanan seperti tabel di bawah ini.

Semakin tinggi temperatur penyimpanan, propolis akan semakin cair. Untuk membuat propolis alkohol (propolis tincture) 10%, satu bagian propolis dilarutkan dengan sembilan bagian alkohol. Jadi, untuk 100 gram propolis diperlukan 900 gram alkohol  atau 1.125 ml alkohol 100% atau 1.047 ml alkohol 70%.


Sumber : Siregar, Hotnida, C.H, dkk. 2011. Propolis : Madu Multikhasiat. Jakarta : Penebar Swadaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar