Minggu, 07 Februari 2021

Proses Terjadinya Madu

 


Lebah Mencari Nektar

(sumber : bobo.grid.id)

1.    Menurut Nuherti Yuliarti

Proses terjadinya madu sebagai berikut : mula-mula lebah pekerja harus mencari nectar dan polen (tepung sari bunga) sebagai makanan utamanya. Setiap hari mereka terbang mencari bunga-bungaan dengan jarak hingga 2 kilometer. Nectar dan polen ini diperoleh dari berbagai jenis bunga, baik bunga tanaman hias, buah-buahan, tanaman sayuran, tanaman pangan, dan tanaman perkebunan. Dalam sehari seekor lebah mampu mengumpulkan sekitar 40 mg nectar dan 20 mg polen dalam beberapa kali bolak-balek dari sarang ke bunga tujuan.

Nectar bunga akan dihisap oleh lebah dan disimpan pada kantong madu lebah melalui belalainya, sehingga terjadi kontak antara nectar bunga dengan cairan saliva (air liur) lebah yang  mengandung enzim hidrolase. Hal ini mengakibatkan terjadinya pemecahan gula antara sukrosa dengan glukosa dan fruktosa.

Nectar bunga akan dikeluarkan sesampainya di sarang, kemudian ditukar dari mulut ke mulutantara lebah satu dengan yang lainnya. Jadi, di dalam sarang nectar tersebut akan dimuntahkan kembali oleh lebah pekerja dan dipindahkan ke sarang  dari mulut ke mulut, serta dikunyah 120 sampai 240 kali sekitar 20 menit. Prose ini terjadi berulang kali sambil kedua lebah tersebut menambahkan beberapa jenis enzim ke dalam nectar untuk mencerna gula alaminya.

Setelah proses tersebut selesai, nectar akan disimpan di dalam lubnag sarang/sel. Di sini nectar diangin-anginkan (dengan kepakan sayap) dan diuapkan untuk mengurangi uap airnya hingga nectar tersebut menjadi kental, pada saat itu terjadi penyerapan kandungan kadar air kira-kira 40%. Penurunan kadar air dalam sel madu disebabkan perbedaan tekanan uap air nectar bunga dengan udara luar. Perbedaan ini terjadi karena bantaun kipasan sayap lebah yang berkecepatan 26.400 kali getaran per menit. Setelah kadar air dalam nectar bunga cukup rendah, maka sel nectar bunga tersebut akan ditutup dengan malam oleh lebah. Sel yang telah ditutup dengan malam akan mengalami pemasakan, karena reaksi enzim invertase yang sebagian berasal dari nectar bunga dan tubuh lebah akan memecahkan gula sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Hasil akhir inilah yang disebut dengan madu. Jumlah madu yang dihasilkan lebah tergantung dari jenis lebah, jenis bunga, keadaan bunga, musim, dan iklim. Madu murni alami dihasilkan dari lebah yang menghisap beraneka ragam nectar bunga pilihan alami, sehingga madu yang dihasilkan tidak seragam, baik rasa, aroma, warna, maupun kekentalannya. Madu yang diternakkan umumnya memiliki warna, rasa, aroma yang seragam, karena umumnya makan satu jenis makanan saja.

2.    Menurut Ali Widi Baskhara

Makanan lebah bersumber pada nectar bunga yang kemudian diubah oleh lebah pekerja melalui kelenjarnya  menjadi madu sehingga nectar yang berasal dari bunga yang berbeda akan menghasilkan madu dengan warna,  rasa, aroma, serta manfaat yang berbeda. Di antara lebah ada yang disebut dengan lebah pemandu. Lebah pemandu merupakan lebah pekerja yang bertugas untuk mencari tempat sumber pakan di lapangan. Kemampuan terbang lebah pekerja mencapai radius lebih kurang 2,5 km – 6 km dan tidak pernah tersesat karena hormone feromon yang dikeluarkan ratu lebah akan menimnulkan bau yang dijadikan pemandu bagi lebah pekerja untuk pulang. Lebah pekerja akan tersesat bila ada angina besar atau badai. Setelah lebah pemandu menemukan sumber pakan maka lebah akan kembali ke sarang dan memberikan sinyal atau menginformasikan kepada lebah pekerja yang lain dalam koloninya untuk menunjukkan tempat sumber pakan tersebut. Sinyal yang diberikan lebah pemandu meliputi jarak atau radius terbang dan arah tempat sumber pakan tersebut berada.

Untuk membuat 100 gram madu, lebah harus mendatangi tidak kurang dari satu juta tangkai bunga. Nectar diangkut dalam kantong tepung dikakinya. Di dalam sarang, nectar diolah menjadi madu, lilin, dan royal jelly yang menjadi makanan utama lebah ratu. Umumnya satu sarang menghasilkan 150 gram madu setiap musim.

Lebah pemandu dalam memberikan sinyal komunikasi menginformasikan dengan cara melakukan suatu tarian angka delapan, dan dengan komunikasi melalui feromon, maka lebah yang mengetahui lebah pemandu terbang menuju tempat sumber makanan. Komunikasi lebah dalam koloninya dengan cara tarian dan feromon ini sangat unik. Berikut sedikit penjelasanya.

a.    Lebah Berkomunikasi Melalui Feromon

Feromon merupakan senyawa kimiawi yang dihasilkan oleh ratu lebah dari kelenjar hipofaring yang membawa informasi-informasi tentang kegiatan yang baru dilakukan oleh anggota koloni sesuai dengan keadaan yang sedang dihadapi. Dengsn kata lain feromon mirip dengan hormone yang bekerja secara internal. Efek yang ditimbulkan hormone tersebut langsung dari dalam tubuh individu penghasil, kecuali dengan sengaja dipindahkan ke individu lain. Feromon dihasilkan secara internal, namun bekerja secara eksternal untuk menginduksikan reaksi-reaksi yang mengubah tingkah laku individu lain dalam spesies yang sama.

Di dalam sarang hormone feromon berfungsi untuk mengatur aktivitas lebah-lebah pekerja, sedangkan di luar digunakan oleh ratu lebah untuk memikat lebah pejantan untuk kawin, dab sebagai kompas penuntun koloni paada saat bermigrasi. Pengunaan feromon di dalam koloni lebah dapat berlangsung melalui kontak tubuh, makanan, atau melalui udara yang berada di dalam sarang.

Poses pemindahan hormone feromon kepada lebah pekerja dilakukan dengan cara lebah pekerja mengibaskan antenany a ke tubuh ratu lebah. Selanjutnya lebah pekerja memindahkan horrmon feromon k eke tubuh pekerja lapangan. Peristiwa ini berlangsung pada saat terjadi pemindahan muatan yang dibwa dari lebah pekerja yang ada di lapangan kepada lebah pekerja yang ada di sarang.

Lebah madu menggunakan feromon sebagai aktivitas untuk mengkoordinasikan lebah-lebah lainnya. Penggunaan feromon ini untuk penggolongan jenis lebah pekerja, pejantan, dan ratu lebah. Feromon dugunakan oleh lebah pekerja sebagai penghambat aktivitas ovarium sehingga tidak mungkin kawin dan bertelur selama masih ada ratu lebah. Feromon akan menghambat terbentuknya sel-sel yang akan menjadikannya ratu lebah, memberi tanda bahaya, untuk mengerahkan masa, memberikan makanan kepada anggota koloni, membuang lebah yang mati, serta mengenal antara sesama angota koloni.

b.    Lebah Berkomunikasi Melalui Tarian

Komunikasi melalui tarian hanya dimiliki lebah pekerja pemandu atau lebah scout. Lebah pekerja pemandu melakukan gerakan tarian keliling atau round dance di atas sisisran sarang lebah sambil mengeluarkan aroma temuannya untuk menyampaikan informasi lokasi sumber makanan yang ditemukan kepada lebah pekerja lapangan yang merupakan factor penentu dalam keefisienan lebah madu mengeksploitasi tanaman-tanaman disekitarnya.

Pada saat lebah pekerja pemandu melakukan tarian keliling dalam satu atau dua lingkaran lebah akan mengubah arah putaran tarian. Dalan interval tertentu lebah penari berhenti untuk meneteskan nectar kepada lebah-lebah pekerja yang mengelilinginya. Bila gerakan tarian yang dilakukan lebah pemandu semakin lincah dan banyak gerakannya, maka akan semakin besar jumlah lebah pekerja yang ditarik untuk mencari makanan dan gerakan tarian menunjukkan atau menginformasikan jumlah makanan. Sehingga lebah pekerja yang mengelilinginya akan mempelajari sumber bau makanan yang dibawa oleh lebah pekerja pemandu. Setelah mengetahui sumber bau tersebut maka lebah pekerja segera keluar sarang untuk mncari lokasi makanan. Komunikasi dengan melakukan tarian gerakan melingkar sangat efektif dan dalam waktu singkat dapat menarik banyak pekerja.

Proses pembentukan madu dari bahan dasarnya dilakukan lebah pekerja dalam beberapa tahap, yaitu pertama, lebah madu akan mencari dan mengumpulkan nectar dari tanaman. Nectar merupakan senyawa kompleks yang dihasilkan oleh kelenjar nectarifier dalam bunga dan berbentuk larutan gula dengan kosentrasi berbeda-beda. Kandungan nectar antara lain sukrosa, fruktosa, dan glukosa, serta kandungan lain pada nectar yang jumlahnya sangat sedikit yaitu mineral, asam amino, resin, protein, dan garam. Tahapan selanjutnya, sari makanan dan tepung sari dihisap, ditelan, dan dimasukkan ke dalam perut madu oleh lebah madu pekerja. Setelah tiba di sarang lebah, nectar yang telah ditelannya dikeluarkan kembali serta dikunyah hingga lembut oleh lebah. Pada saat inilah terjadi proses pengubahan nectar menjadi gula invert. Pada saat lebah menghisap nectar dengan belalainya ada kontak antara nectar dengan cairan saliva lebah. cairan saliva yang dimiliki lebah pekerja memiliki kandungan enzim-enzim hidrolase atau enzim invertase sehingga pada tahapan ini terjadi pemecahan gula, dai senyawa sukrosa diubah menjadi glukosa dan fruktosa.

Setelah terjadi pemecahan gula atau gula invert selanjutnya lebah akan mengurangi atau membuang kandungan air pada cairan gula tersebut. Pengurangan air gula dilakukan dengan cara mengibaskan sayap lebah. Selanjutnya cairan madu akan dimatangkan oleh lebah madu dalam sarangnya atau di dalam sel-sel sarang. Jumlah madu yang dihasilkan tergantung dari jenis lebah, jenis bunga, keadaan bunga, musim, dan iklim.

Sumber :

-    Widi, Ali Baskhara. 2008. Khasiat & Keajaiban Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan. Yogyakarta : Smile-Books.

-    Yuliarti, Nurheti. 2015. Khasiat Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan. Yogyakarta : Andi.

Nektar

Nektar bunga Camelia

Nektar atau sari bunga adalah cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari tumbuh-tumbuhan sewaktu mekar untuk menarik kedatangan hewan penyerbuk seperti serangga. Nektar dihasilkan kelenjar nektar yang biasanya terletak di dasar perhiasan bunga (perianthium), sehingga hewan penyerbuk mau tidak mau bersinggungan dengan kepala sari (anthera) dan pistil sewaktu mengambil nektar.

Nektar merupakan sumber makanan bagi lebah. Dalam budidaya pertanian, nektar sangat penting untuk menarik perhatian serangga penyerbuk.

Harum bunga dan warna daun mahkota merupakan isyarat bagi serangga akan tersedianya nektar. Daun mahkota yang terlihat berwarna tunggal menurut penglihatan mata manusia, sebenarnya mempunyai garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga jika dipotret dengan film sensitif terhadap sinar ultraviolet. Garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga dapat dilihat serangga dan merupakan isyarat lokasi nektar. Berbagai jenis tumbuhan juga memproduksi nektar yang menarik hewan penyerbuk lain seperti kelelawar dan burung. Sebaliknya, bunga dari tumbuhan yang tidak memerlukan hewan penyerbuk (polinasi abiotik) tidak menghasilkan nektar.

Nektar terdiri dari dua jenis, nektar floral dan nektar ekstra floral. Nektar floral dihasilkan kelenjar nektar, sedangkan nektar ekstra floral dihasilkan bagian tanaman selain bunga. Nektar ekstra floral dimaksudkan untuk menarik perhatian serangga seperti semut yang menghisap nektar sekaligus memangsa serangga perusak tanaman.

Sumber :

-       Wikipedia bahasa Indonesia

Polen Lebah


Polen lebah yang telah dibekukan

Polen lebah adalah sejumlah besar polen yang telah dikumpulkan oleh lebah madu pekerja menjadi butiran untuk ditambahkan ke madu atau nektar. Polen lebah dapat ditemukan di kamar pembiakan ratu lebah.[1] Ketika polen lebah selesai dibangun, ratu lebah akan meletakkan telurnya di atas polen lebah lalu menyegel kamar pembiakan.[2] Polen lebah dimanfaatkan oleh manusia sebagai makanan, dan sering kali disebut dengan ambrosia.[3]

Lebah pengumpul membawa polen dari padang bunga ke sarang lebah dan memberikannya kepada lebah pekerja di dalam sarang untuk membentuknya menjadi gumpalan ke ruang-ruang heksagonal yang ada di sarang. Polen dicampur dengan nektar, enzim, fungi, dan bakteri yang memfermentasikan polen. Polen lebah adalah sumber protein utama bagi koloni lebah.[4]

Sama halnya dengan royal jellymadu, dan propolis kandungan nutrisi dari polen lebah tergantung pada jenis bunga yang menjadi sasaran lebah pengumpul dan dapat bervariasi dari waktu ke waktu. Bahkan dalam satu koloni yang sama, tidak ditemukan polen lebah yang identik. Sehingga pengukuran kualitas untuk menentukan standar tidak dapat dilakukan. Namun secara rata-rata, polen lebah mengandung 55% karbohidrat, 35% protein, 3% mineral dan vitamin, 2% asam lemak, dan 5% nutrisi lainnya.[5] Sebuah studi menemukan bahwa polen lebah dapat dihuni hingga 188 jenis fungi dan 29 jenis bakteri.[6]

Efek Samping Pollen Lebah

Polen lebah dapat menjadi pemicu alergi bagi manusia yang sensitif.[7] Efek samping dari alergi diantaranya sesak nafas, anafilaksisurticaria, dan pembengkakan. Efek samping dari konsumsi pollen disebabkan oleh tingginya kadar protein yang terkandung di dalamnya. Pelbagai persoalan alergi dapat timbul apabila orang yang memiliki kecenderungan alergi terhadap protein mengkonsumsi pollen. Konsumsi pollen perlu dihentikan apabila gejala alergi muncu

Sumber :

-       Wikipedia bahasa Indonesia

Kamis, 04 Februari 2021

Mengenai Madu

Madu, sejak zaman dahulu sudah dikenal oleh masyarakat banyak sebagai pemanis alami yang paling tua dan digunakan jauh sebelum manusia mengenal adanya gula karena madu dapat langsung digunakan atau langsung dikonsumsi tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Proses pengolahan madu dari nectar terjdi di dalam tubuh lebah, sehingga madu disebut sebagai pemanis alami.

Madu merupakan bahan makanan yang sangat dikenal manfaatnya sejak ribuan tahun yang lalu. Madu dikenal memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan, bahkan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tak cukup itu, ternyata madu juga memiliki banyak manfaat untuk menjaga kecantikan, terutama kecantikan kulit. Madu merupakan cairan alami yang keluar dari perut lebah. Cairan ini menyerupai sirop, tetapi pada umumnya lebih kental. Kekentalan dan warna madu sangat beragam. Cairan berkhasiat ini memiliki warna putih, kekuning-kuningan, kecokelatan, cokelat, bahkan kehitaman. Warna madu sangat dipengaruihi oleh makanan yang dikonsumsi oleh lebah penghasil madu tersebut. Aroma madu juga bergantung pada sumber nectar yang diambil oleh lebah tersebut. Warna dan aroma madu dari lebah di pohon randu akan berbeda warna dan aroma madi dari lebah di pohon rambutan, kelengkeng ataupun di pohon-pohon lain. Rasa manis madu disebabkan adanya unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, memiliki rasa manis yang hamper sama dengan gula. Kebanyakan mikroorganisme tidak dapat berkembang di dalam madu karena rendahnya kandungan air di dalam madu. Madu memiliki khasiat beragam untuk kesehatan dan kecantikan, seperti menyembuhkan sejumlah alergi, flue, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, meredakan gangguan pencernaan, menyembuhkan hemoroid, menyembuhkan luka bakar, menyembuhkan jerawat, menghaluskan kulit dan menghilangkan bekas luka.

Mengenai Madu

Tentunya kita tidak asing lagi dengan madu. Cairan manis dengan beragam warna mulai dari putih, kekuningan, kuning, kecokelatan, cokelat, bahkan kehitaman dengan rasa manis hingga sedikit pahit ini sangat mudah kita temukan di berbagai tempat, mulai pasar tradisional hingga supermarket. Menurut SNI (Standar Nasional Indoensia), madu adalah cairan yang umumnya mempunyai rasa manis, dihasilkan oleh lebah madu dari sari bunga tanaman (floral nectar) atau bagian lain dari tanaman (ekstra floral nectar) atau serangga. Madu merupakan cairan yang dihasilkan dari sari bunga tanaman maupun bahan lain dalam tanaman. Sebenarnya madu digunakan sebagai makanan oleh lebah itu sendiri. Biasanya jumlah yang diproduksi melebihi kebutuhan lebah, sehingga madu sering diambil manfaatnya oleh manusia karena madu merupakan zat berkhasiat yang memiliki nilai gizi tinggi. Rasa madu kebanyakan manis, sehingga disukai banyak orang dan dapat digunakan sebagai pengganti gula. Pada saat nectar dikumpulkan oleh lebah, kadar air dan sukrosa didalamnya masih tinggi. Di dalam sarang lebah, nectar ini akan dimatangkan, sehingga kadar airnya akan menurun hingga 20% saja dari yang sebelumnya sekitar 85%.

Satu-satunya makhluk penghasil madu adalah lebah. Namun, demikina, tidak semua jenis lebah menghasilkan madu. Lebah penghasil madu masuk dalam family Apidae, genus apis. Beberapa spesies lebah madu yang popular, yaitu jenis Apis Andreniformis yang merupakan lebah asli Indonesia. Lebah ini sering ditemukan di daerah permukiman dan hutan-hutan pada ketinggian 500 meter. Lebah jenis lain yang menghasilkan madu adalah Apis Cerana yang merupakan lebah asli Asia, saat ini lebah tersebut telah menyebar ke Afganistan, Cina bahkan Jepang. Apis Dorsata yang berkembang di kawasan subtropics dan tropis Asia, Apis Florea dan Apis Laborisa yang ditemukan di Pegunungan Himalaya, maupun Apis Mellifera lebih jenis ungul yang paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia juga merupakan jenis lebah penghasil madu.

Nectar bunga (cairan manis dalam bunga) merupakan bahan baku madu. Nectar bunga merupakan senyawa kompleks yang dihasilkan oleh kelenjar “Necterifier” dalam bunga dan berbentuk larutan gula degan konsentrasi yang bervariasi. Perbedaan konsentrasi ini juga menyebabkan warna madu berbeda-beda, selain itu penyebab perbedaan warna madu adalah sari bunga yang dimakan oleh lebah madu tersebut. Komponen utam anektar adalah sukrosa, fruktosa, glukosa, dan zat-zat gula lainnya dalam kosentrasi yang lebih sedikit.

Sumber :

-       Yuliati, Nuheti. 2015. Khasiat Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan. Yogyakarta : Andi.

-       Baskhara, Ali Widi. 2008. Khasiat & Keajaiban Madu untuk Kesehatan dan Kecantikan. Yogyakarta : Smile-Books.

Selasa, 02 Februari 2021

Bahaya Obat Medis Kimiawi

Jintan Hitam (Nigella Sativa L.) atau dikenal juga dengan Habbatussauda’ atau Black Seed sudah dipercaya selama ribuan tahun untuk mengobati berbagai macam penyakit. Tumbuhan yang tersebar di sepanjang Mediterania (Laut Tengah) ini bahkan direkomendasikan oleh Nabi Muhammad SAW., sebagai sarana pengobatan yang alami. Penelitian pun modern membuktikan, Jinten Hitam memiliki senyawa danm zat-zat aktif yang bermanfaat untuk mengusir banyak penyakit.

Meski sudah digunakan di dunia pengobatan selama ribuan tahun, namun di Indonesia, nama Jinten Hitam masih tergolong fenomena baru. Namun kini, berkat akses media yang semakin canggih dan cepat, masyarakat sudah mulai tahu kehebatan dan keajaiban rempah-rempah yang juga disebut dalam Kitab Perjanjian Lama tersebut. Asal tahu saja, tanaman ini mampu menyembuhkan penyakit ringan seperti alergi, batuk pilek hingga penyakit mematikanseperti kencing manis, kanker, prostat, asma dan sebagainya. Yak salah jika rempah-rempah berwarna hitam ini disebut pula dalam “At Tibbun An Nabawi(pengobatan cara Nabi).

Bahaya Obat Medis Kimiawi

Teknologi yang semakin berkembang dalam hal penanganan penyakit semakin mendukung manusia untuk  mengabaikan pentingnya menjaga pola kehidupan dengan baik. Tersedianya berbagai obat medis di pasaran bebas dan para tenaga medis memungkinkan setiap orang untuk berobat sewaktu-waktu ketika jatuh sakit. Ibaratnya makanan instan, obat-obatan pun tersedia disetiap rumah bahkan di kantong tas yang siap di bawa ke mana-mana. Sehingga, bukan pola kehidupan yang ditingkatkan untuk menjadi lebih sehat, melainkan persediaan obat-obatan yang dipersiapkan sebagai amunisi untuk melawan penyakit.

Sayangnya sebagian besar obat-obatan yang tersedia juga merupakan hasil budaya instan, sehingga diambil dari bahan-bahan instan buatan bukan dari alam. Akibatnya, muncul masalah-masalah baru yang berasal dari efek samping obat-obatan.

Di Amerika efek samping obat-obatan bertanggungjawabatas kematian 100.000 pasien. Berikut kutipan dari sebuah artikel dalam situs BBC pada halaman kesehatan (yang ditulis oleh Dr. Trisha Macnoir :”Recent research in US has claimed that adverse drug reaction may be responsible for the death of as many as 100,000 patients in US hospital each year, making them one of the leading causes of death ” terjemahannya : “Riset baru-baru ini di Amerika menyatakan bahwa reaksi obat-obatan bertanggung jawab atas kematian 100.000 pasien di berbagai rumah sakit setiap tahun, dan membuat efek samping menjadi salah satu sebab kematian yang utama ”.

Perbedaan Obat Kimiawi dan Obat Herbal

No

Obat Kimiawi

Obat Herbal

1

Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja

Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak.

2

Bersifat sympthomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaanya saja

Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.

3

Bersifat paliatif, artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak endapan obat akan menjadi racun yang berbahaya

Bersifat kuratif, artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber.

4

Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, patah tulang, infeksi akut, dan lain-lain.

Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun serta jenis penyakit yang memerlukan pengobatan lama.

5

Reaksi cepat, namun bersifat destruktif, artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.

Reaksi lambat tetapi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.

6

Efek samping yang bisa ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah.

Efek samping hamper tidak ada, asalkan diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman.

7

Reaksi terhadap tubuh cepat

------

Sumber : Dewi, Nurfita, S.P. 2012. Dahsyatnya Jintan Hitam : Untuk Pengobatan Berbagai Penyakit. Yogyakarta : Pustaka Batu Press.

Minggu, 31 Januari 2021

Harga Kurma

Kurma diyakini sebagai makanan ideal yang mencukupi bagi manusia karena mengandung zat-zat gizi  yang penting, seperti gula dan asam, mineral, minyak, protein, dan sebagainya. Ada idiom yang mengatakan : Kurma adalah paku lutut. Maksudnya, ia sangat penting bagi manusia.

Kurma juga mengandung zat anti kanker dan peningkat vitalitas seksual. Bila dikonsumsi dengan susu, dapat meningkatkan kesuburan tubuh. Kurma juga mengandung mineral fosfor, yaitu makanan untuk sel-sel reproduksi. Ia meningkatkan kekuatan seksual di samping asam arginine, salah satu dari asam amino esensial. Zat asam ini memiliki fungsi penting bagi laki-laki. Jika zat asam ini kurang pada laki-laki dapat menyebabkan berkurangnya sperma. Karena itu, ia sangat penting bagi orang yang menderita impoten karena kekurangan sperma. Maka, kurma termasuk makanan yang penting dan berguna bagi kaum laki-laki, yang membantu menjaga vitalitas seksual, dan hormon-hormon penting seperti hormone Pitocin yang secara khusus membantu proses kelahiran dan mencegah pendarahan ketika dan pasca melahirkan, dan menurunkan tekanan darah pada wanita hamil.

Kurma adalah buah yang manis dan istimewa, kaya akan zat-zat gizi penting bagi manusia. Satu kilogram kurma mengandung tiga ribu kalori. Atau, setara dengan jumlah kalori yang dibutuhkan laki-laki yang beraktifitas sedang dalam satu hari. Kalori yang dihasilkan dari satu kilogram kurma sama dengan satu kilogram daging, sama dengan tiga kilogram ikan.

Kurma mengandung vitamin A, dengan kadar cukup tinggi, yaitu sebanding dengan kadar vitamin yang ada pada minyak ikan. Vitamin A sebagaimana telah diketahui dapat membantu menambah berat badan anak-anak. Untuk itu, para dokter menamai kurma dengan unsur pertumbuhan. Kurma juga dapat memelihara kelembaban dan kilau mata sehingga dapat mengatasi rabun senja.

Kurma mengandung vitamin B1 dan B2. Vitamin-vitamin ini dapat menguatkan saraf, melembutkan pembuluh darah, melembabkan usus, dan menghindarkannya dari peradangan dan kelemahan. Para dokter merekomendasikan vitamin B1 dalam kurma sangat baik untuk dikonsums olahragawan. Adapun vitamin B2 direkomendasikan untuk mengobati lever, bibir pecah-pecah, kuku pecah-pecah, dan kulit pecah-pecah.

Kurma kaya akan mineral, bahkan para ahli gizi menegaskan bahwa kurma kaya akan fosfor, melebihi apricot dan anggut. Dalam 100 gram kurma dapat kita peroleh 40 miligram fosfor. Kandungan fosfor pada buah-buahan lainnya tidak lebih dari 20 milligram. Ketika kita tahu bahwa fosfor termasuk dalam komposisi dalam tulang dan gigi,kurma juga dipergunakan untuk mengobati kekurangan potassium yang tinggi, maka beberapa biji kurma lebih bermanfaat daripada segelas minuman yang mengandung zat besi atau satu suntikan kalsium. Karena zat besi dan kalsium secara alami telah terkandung dalam kurma, yang bias diterima dan diserap oleh tubuh secara cepat.

Perlu diketahui bahwa obat-obatan yang mengandung zat besi dan kalsium akan dimuntahkan oleh lambung dan memberatkan selaput lendirnya, dan terkadang tidak bisa dicerna secara sempurna. Bukti dari semua itu bisa dilihat dari warna kotoran orang yang mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung zat besi, yaitu hitam.

Kurma juga mengandung magnesium. Telah diteliti bahwa pada umumnya, orang-orang yang banyak mengkonsumsi kurma tidak terserang penyakit kanker, insya Allah. Di antara unsur istimewa dan penting yang terdapat dalam kurma adalah boron, yang dianggap penting bagi pertumbuhan sebagian mikro-organisme (bakteri). Boron juga berperan besar terhadap (metabolism) vitamin-vitamin yang sangat penting untuk mengobati reumatik. Boron juga berpengaruh terhadap hormone seksual.

Riset membuktikan bahwa kurma mengandung boron hingga 63 mg/100 gram, dalam daging (buah kurma) maupun bijinya. Para ahli sampai pada sebuah kesimpulan bahwa kurma kaya dengan berbagai jenis gula seperti glukosa (gula anggur), fruktosa (gula buah), dan sukrosa (gula tebu). Prosentasenya mencapai 70%. Maka, kurma adalah bahan bakat utama bagi tubuh.

Gula yang terkandung di dalam kurma dapat cepat diserap dan mudah dicerna karena tidak membutuhkan proses pencernaan san biochemiatri yang rumit, sebagaimana keadaan yang berlaku pada bahan-bahan yang mengandung minyak dan zat tepung (sebagimana yang terdapat dalam nasi dan roti) yang perlu penyaringan saat dicerna.

Lambung mampu mencerna kurma dan menyerap gula dalam kurma dalam waktu satu jam atau kurang. Manfaat gula yang terkandung di dalam kurma, tidak terbatas memberi kalori, energy dan ketangkasan, tetapi dia juga meningkatkan pembentukan kemih (diuretic) serta membersihkan ginjal dan liver.

Kurma juga mengandung serat cellulose yang membantu gerakan usus. Karena tekstur kurma lunak secara alami. Kurma dapat membantu menghindarkan oang dari penyakit ambien dan sembelit. Orang yang mengkonsumsi kurma dan ruthab yang kaya serat akan mendapati bahwa setiap 100 gram kurma memberikan kira-kira 5,8 gram serat. Serat-serat ini penting untuk menjaga dari penyakit sembelit. Hal ini telah dijelaskan oleh riset modern yang diterbitkan oleh salah satu majalah gizi di Amerika, Journal of American Dietetic. Riset ini menegaskan manfaat-manfaat kurma untuk mengobati dan menjaga dari penyakit sembelit dan ambien.

Kurma juga mengandung sebagian unsur protein (enzim), dan yang paling terkenal adalah enzim invertase yang membantu mematangkan kurma. Ia merupakan enzim terpenting yang mempengaruhi kualitas kurma karena aktivitasnya terus berlangsung hingga setelah dipetik. Hal ini ditengarai menjadi penyebab singkatnya masa buah kurma dalam bentuk ruthab (kurma basah), sebab ia berperan terhadap kematangan kurma dan mengubahnya menjadi kurma kering.

Sumber :

-       Sa’id, Hamad, Prof. Dr. 2011. Khasiat Kurma. Solo : Aqwamedika

+++++++++++++++++++++++++

Kurma ada ribuan jenisnya, dan dari ribuan itu, Saya hanya menjual empat (4) jenis kurma kering dan satu (1) kurma basah. Untuk kurma kering, Saya hanya menjual Kurma Kholas, Kurma Tunisia Madu tanpa Batang, Kurma Sukari dan Kurma Ajwa Aliyah (Kurma Nabi). Sedangkan untuk kurma basah, Saya menjual kurma Ruthab.Untuk harga kurmanya, bisa dilihat dalam table di bawah ini :

                         Tabel Harga Kurma

Varians

Jenis Kurma

Harga

 

 

Kurma Kering

Kholas

Rp.       60.000,-

Tunisia Madu

Tanpa Batang

Rp.     100.000,-

Sukari

Rp.     110.000,-

Ajwa Aliyah

(Kurma Nabi)

Rp.     275.000,-

Kurma Basah

Ruthab

Rp.     150.000,-

(Harga di atas untuk ukuran per satu (1) kilogram

Sehat Tubuh, Sehat Pencernaan, Sehat Keluarga!!

Untuk pemesanan :

WhatsApp : +62858 6678 0855